Impian Kura-Kura

Di sebuah danau, hiduplah seekor kura-kura. ia selalu berada di sana, dan tak pernah pergi ke mana pun.

Suatu sore, Kura-kura duduk sendiri di sebuah batu tepi danau. Ia menikmati udara sore yang cerah.Tiba-tiba, seekor kupu-kupu terbang meilintas. Kupu-kupu itu sangat anggun, berpindah dari satu bunga ke bunga Iain.

“Alangkah indahnya kupu-kupu itu. Andai aku bisa seindah Kupu-kupu,” gumam Kura-kura.
Tak Iama kemudian, seekor keilinci lewat dan berlari sangat kencang. ia bisa berlari tanpa menabrak
“Wah, hebat sekali Keilinci, bisa berlari sangat kencang. Andai aku bisa seperti Keiinci, pasti aku bisa cepat sampai tujuan. Sayang, aku hanya Kura-kura. Lariku pun lamban,” keluh Kura-kura sambil melihat bayangannya sendiri di air danau. Ia tertunduk sedih.

Tiba-tiba, di permukaan air muncul bayangan kawanan burung yang terbang di langit. Kura-kura Iantas melihat ke Iangit. Kawanan burung terbang dengan sangat indah. Mata Kura-kura pun berbinar
“Wah, bagusnya kawanan burung itu. Pasti sangat menyenangkan bisa terbang bebas seperti mereka,” ucap Kura-kura.


Kura-kura membayangkan dirinya bisa terbang bebas seperti burung. Ia pernah mendengar cerita dari Angsa, bahwa dunia Iuar sangat indah. Apalagi, jika dilihat dari langit. Tapi, Kura-kura kembali bersedih. ia sadar bahwa ia hanya seekor kura-kura.  Jangankan terbang, berlaripun ia lamban.
Kura-kura yang sedih itu kemudian menceburkan dirinya ke danau. Namun, tiba-tiba...
Dor!!
Terdengar bunyi ledakan. Sepertinya itu adalah suara tembakan dari pemburu. Tak Iama setelah itu, terdengar teriakan meminta tolong.

“Tolong  Tolong!!!” Suara itu berasal dari permukaan danau. Kura-kura bergegas kembali ke permukaan. Benar saja. Di sana ada burung yang tadi terbang di angkasa. Burung itu tampak kelabakan, karena tak bisa berenang. Mungkin tadi ia terkena tembakan pemburu. 
Kura-kura pun berenang mendekat, dan mengangkat burung itu dengan menggunakan cangkangnya. Burung itu dibawanya ke tepi danau.

“Terima kasih, Kura-kura. Kamu memang hebat, bisa berenang. Aku tak tahu apakah aku bisa selamat atau tidak tadi jika tak ada kamu,” ucap Burung.
Kura-kura pun tersadar. Tidak ada makhluk yang sempurna di dunia ini. Burung contohnya. Meski ia bisa terbang bebas, tapi ia tak bisa berenang. Sedangkan Kura-kura, meskipun ia tak bisa terbang, tapi ia bisa berenang bebas.

Pesan Moral
Kawan, Tuhan menciptakan makhluk-Nya dengan kelebihan masing-masing. Jadi, jangan iri dengan orang lain. Pasti ada kelebihan yang kamu miliki.